Ada kesalahan di dalam gadget ini

Minggu, 01 Februari 2015

Rumah - Al-Wardayani - Mursyidul Falah

 Abah KH. Obay Hasan Bashri
 Aa KH. Badru Shofiyulloh 

Pada tahun 1994, atas nasihat Syaikhuna KH. Hasan Alawi Karawang, orang tua saya mengantarkan saya ke Pesantren Salafiyah Al-Wardayani Sukabumi Jawa Barat.
Almarhum Wal Magfurlah Al-Walid (KH. Amiruddin Amsar) adalah guru pertama saya menginginkan saya bisa tafaqquh fiddin kejenjang yang lebih tinggi. Sebelumnya beliau Al-Walid berkonsultasi dan musyawarah dengan Syaikhuna KH. Hasan Alawi, dan Syaikhuna menyarankan agar saya mesantren ke Pesantren Al-Wardayani.
Ketika itu usia saya +/- 14 tahun, Al-Marhum Al-Walid mengantarkan saya ke Al-Wardayani, dan alhamdulillah saya bisa mengenal masyaik di Al-Wardayani, yaitu hadhroh As-Syaik Al-'Allamah KH. Badru Shofiyulloh, Asy-Syaikh KH. Khoiruddin Afandi ( sekarang KH. Makhdor Fauzi) dan Asy-Saikh KH. Acep Muhammad.
Syukur alhamdulillah saya diberi kesempatan menimba ilmu di Al-Wardayani sampai tahun 1998. Masyaik Al-Wardayani adalah sosok ilmuwan, agamawan yang kompeten dalam berbagai disiplin ilmu dan fanatik dalam menjalankan syari'at. Anugrah yang agung yang saya dapatkan di Al-Wardayani. mujalasah dengan para guru yang waro', sahabat yang baik dan lingkungan yang kondusif untuk tafaqquh fiddin. Sehingga alhamdulillah saya mendapatkan apa yang saya cita-citakan berkah do'a Al-Walid dan Masyaik. Saya tau ilmu balagoh, manthiq, maqulat, nahwu, sorof dll.
Mungkin saya tidak bisa membalas jasa-jasa beliau; hanya do'a dan sedikit ittiba' saya untuk Al-Walid dan Masyaik.
Dipenghujung tahun 1998 saya pamitan dari Al-Wardayani
Pada pertengahan tahun 1999, Allah menggerakan hati saya ke Pesantren Mursyidul Falah Kampung Sawah Karawang. Dan syukur alhamdulillah saya bisa mengenal hadhrotusy Syaikh Abah KH. Obay Hasan Bashri dan masyaik yang lain, diantaranya KH. Hasan Alawi, KH. Ujang Zainuddin dll.
Puji syukur, saya mendapatkan kesempatan ta'allum di Mursyidul Falah sampai tahun 2003. Masyaikh Mursyidul Falah adalah sosok ilmuwan, agamawan yang kompetensinya luar biasa, terutama Hadhrotusy Syaik Abahaji yang mutfannin fi uluumin syattaa. sehinggan saya faham tauhid, usul fiqih, qowa'id fiqhiyyah, fiqih dll.
Suatu anugrah yang tak disangka saya bisa mengabdi menjadi Ketua Panitia Pelaksana Pesantren Ramadha di Mursyidul Falah dari tahun 2001 s/d 2003. Dan sampai Hadhrotusy Syaikh Abahaji Wafat setiap Ramadhan saya selalu mengikuti Pesantren Ramadhan di Mursyidul Falah.
Untuk Al-Walid dan semua Masyaik Al-Wardayani dan Mursyidul Falah, semoga Allah menerima segala amal ibadahnya, mensucikan hatinya, memudahkan segala urusannya, menetapkan iman dan islamnya dan memasukkan ke dalam hamba-hambaMu yang sholeh.
اللهم إغفر لهم وارحمهم وقدس أسرارهم وإجعل الفردوس مثواهم. أمين.. 
 Al-Faatihah..........

Hamba Allah yang dho'if

Jumat, 22 Februari 2013

Cara Memperoleh ANAK SOLEH

Ada tiga tahapan agar kita memperoleh Anak Soleh.
Mencari pasangan
1. Carilah pasangan sebagaimana Nabi bersabda : 

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ : لِمَالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَجَمَالِهَا، وَلِدِيْنِهَا. فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ، تَرِبَتْ يَدَاكَ
( رواه البخارى عن أبى هريرة، 5090 )
Artinya : " Wanita dinikahi karena empat perkara : karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. maka perolehlah wanita yang beragama, niscaya kamu berbahagia". ( HR. Al-Bukhori dari Abi Hurairoh/ 5090 )

2. Prosesnya harus sebagaiman Firman Allah SWT. dalam surat Al-Baqoroh ayat 223 :

نِسآئُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوْا حَرْثَكُمْ أَنَى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوْا لِأَنْفُسِكُمْ وَإتَقُوْا أللهَ وَإعْلَمُوْا أَنَّكُمْ مُلَاقُوْهُ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ
Artinya : " Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik ) untuk dirimu. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu ( kelak ) akan menemuinya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman". ( QS. Al-Baqoroh : 223 )
Menurut Imam Mustofa Al-Maragi dalam Tafsirnya : yang dimaksud dengan "(yang baik) untuk dirimu" adalah sesuatu yang bermanfaat untuk dirimu dalam kehidupan sekarang dan yang akan datang ( akhirat ). dan tidak ada yang lebih bermanfaat bagi manusia untuk masa depannya dari anak yang selalu berbuat kebaikan yang bermanfaat baginya dalam agamanya dan dunianya. Sebagaimana dalam hadits : 

إنّ الولد الصالح من عمل المرء الذى ينفعه بعد موته

Minggu, 29 April 2012

RENUNGAN

Syekh Nawawi Al-Bantani bekata dalam "Nashooih Al-'Ibaad" :
Imam Hatim Al-Ashom berkata : Tergesa-gesa dalam sesuatu adalah bersumber dari setan, kecuali dalam lima perkara.
  1. Ith'amuth tho'am (menyuguhkan makanan) untuk tamu apabila sudah berada dirumah 
  2. Mengurusi mayit apabila telah yakin akan kematiaannya
  3. Mengawinkan anak perempuan apabila telah baligh
  4. Membayar utang apabila telah jatuh tempo
  5. bertobat dari dosa yang telah lalu

(Nashooih Al-'Ibad Hal. 38)

Selasa, 24 April 2012

HAUL III KH. OBAY HASAN BASRI KARAWANG

Ya Allah, limpahkan rahmat dan magfirohMu kepada guru kami tercinta, yang pada tahun ini dihaul untuk yang ketiga. Juga anugerahkan kesabaran atas keluarga besar guru kami dan alumnus Pondok Pesantren Mursyidul Falah Karawang. Berikan kekuatan agar senantiasa mampu meneruskan perjuangan guru kami tercinta. Amin ya robbal 'alamin